Showing posts with label Photo Kegiatan. Show all posts
Showing posts with label Photo Kegiatan. Show all posts

18 May, 2011

Reuni Perak Ikatan Alumni SMAN38-Jakarta Angkatan 1986


Ikatan Alumni SMAN-38 Jakarta akan mengadakan Reuni Perak 25 Tahun , 1986-2011, pelaksanaan kegiatan ini akan di adakan pada tanggal 25 Juni 2011 tempat pelaksanaan di :
Hotel dan Pusdiklat “GRAHA INSAN CITA"
JL. Prof. Lafran Pane no.100, Sugutamu, Kel. Bakti Jaya,
Kec. Sukmajaya, Kota Depok.


Latar Belakang.

Angkatan ‘86 SMAN 38 Jakarta adalah salah satu angkatan yang terbesar dalam sejarah SMAN 38 Jakarta. Jika kita masih dapat mengingatnya, kurang lebih ada 600 (enam ratus) siswa lebih yang terbagi dalam 13 kelas, yaitu 7 kelas IPS dan 6 kelas IPA. Melihat potensi tersebut saat ini sudah selayaknya kita bersatu merapatkan barisan, yang selama ini belum maksimal terkoordinasi dengan baik dan efisien, untuk menjadi suatu kekuatan besar dan bermanfaat bagi seluruh alumni angkatan 86 dan keluarganya dimanapun berada.
Sebagai wujud media komunikasi, kini sudah tersedia dan dapat dimanfaatkan dengan baik dan semaksimal mungkin melalui web alumni : “www.ikatila86.co.cc” dan “www.ikatila86.blogspot.com” , serta jejaring social Facebook : “ikatila delapan enam”, yang keseluruhannya dapat di akses langsung dan mudah dari manapun di belahan bumi ini.

Ide kegiatan ini adalah hasil pertemuan dan pembicaraan sesama alumni di Acara Liga Futsal Ikatila ke-2 bulan Januari 2011 dan banyak sudah rencana yang akan dijalankan alumni untuk sama-sama berbuat yang terbaik untuk para alumni SMAN 38 angkatan ‘86 dan keluarganya, baik yang bersifat vertikal maupun horizontal.


Potensi angkatan ‘86 sangatlah besar jika bersama-sama bersatu, melepas semua atribut yang di sandang dengan hanya satu tujuan; untuk maju bersama-sama dalam ikatan alumni yang dapat di darma-bakti-kan untuk kepentingan bersama.
Saat ini, angkatan ‘86 menempatkan salah satu alumninya untuk memegang amanah dalam ikatan alumni pusat secara keseluruhan dari semua angkatan (IKATILA Pusat SMAN 38) dan melihat momentum tersebut; sudah selayaknya kita bisa bangkit bersama-sama.
Di masa resessi global yang sampai saat ini juga belum berakhir, selayaknya kita sesama alumni untuk bisa saling berpegangan erat, bersatu untuk kemajuan bersama, yang didukung oleh komponen-komponen penting sebagai satu Keluarga Besar Ikatan Alumni SMAN 38 angkatan 1986 (IKATILA ‘86).

Dalam rangka lebih mempererat tali silaturrahmi dan tali persaudaraan, terutama antar alumni SMAN 38 angkatan ‘86, maka bersama ini pula; kami Panitia Pelaksana Reuni Perak IKATILA ‘86; merencanakan membuat suatu kegiatan yang bersifat kebersamaan untuk dapat lebih lagi mempererat tali silaturahim dan tali persaudaraan yang setelah 25 tahun terputus dan tidak saling bertemu secara keseluruhan.

B. TUJUAN

Mempererat tali silaturahim dan tali persaudaraan antar alumni SMAN 38 angkatan ’86, serta dapat membangun dan membina suatu kerjasama yang lebih erat dalam berbagai bidang atau jenis usaha.


C. BENTUK Dan NAMA KEGIATAN

REUNI PERAK IKATILA ’86 SMAN 38 JAKARTA.
Dalam kegiatan ini akan diadakan photo alumni 25 tahun dan akan dimasukan sebagai database IKATILA ’86 terbaru dan Panitia Pelaksana akan membuat album kenangan serta dapat dimiliki oleh para alumni, khususnya angkatan ‘86.
Serta menampilkan profil pengusaha/ perusahaan/ pemilik modal/ pencari modal dan presentasi berbagai jenis/ bidang/ kegiatan/ rencana usaha para alumni SMAN 38 angkatan ’86.

D. SUSUNAN PANITIA:
Pembina : Kepala Sekolah SMAN 38 Jakarta
Penasihat: IKATILA Pusat
Penanggung Jawab : Ketua IKATILA ’86 Ridwan Saleh
Ketua Panitia Pelaksana : Agus Salam
Sekertaris : Arif Suprihadi
Bendahara : Euis Suningsih

Seksi-seksi :

Dana Koordinator : Lina Marliana
Anggota : Nurmala K, Etty W, Zaenudin, Megasari,
Dede Misyewati, Eko Slamet R.,
Erma Suryani, Catharina Rossi RR.

- Konsumsi Koordinator : Etty Widiyati
Anggota : Cecillia N.Kriswati, Yelinda Murti,
Coecoe Sri Damayanti

- Dokumentasi Koordinator : Whisnu Bhakti
Anggota : GP Bestungkoro, Zaenudin

- Acara Koordinator : Frans Bella dan Euis Suningsih
Anggota : Rizky Eka S., Donda T.Siagian,
Firman Nugraha, Amin Saanan,
Muhiddin

- Perlengkapan Koordinator : Abdurahman Effendi
Anggota : Tarki Dendi, Junaedi Natsir

- Sponsorship Koordinator : Dian Ayuningtyas
Anggota : Coecoe Sri Damayanti, Maya Maisuroh

PESERTA

Seluruh Alumni SMAN 38 angkatan ‘86 saja beserta para undangan.


OUTPUT KEGIATAN


Diharapkan dari kegiatan ini, tali silaturahim dan tali persaudaraan sesama alumni SMAN 38 dapat semakin erat dan dapat membawa kemajuan bersama di semua bidang/usaha.


Demikian, proposal kegiatan Reuni Perak Ikatan Alumni SMAN 38 angkatan ’86 ini dibuat sebagai bahan pertimbangan para alumni, para donatur maupun sponsorship dalam membantu dan demi suksesnya kegiatan ini, baik moril maupun materil.
Apapun yang alumni, para donator dan sponsorship bantu, mudah-mudahan mendapat balasan yang setimpal dan berlipat ganda dari-Nya. Amin....


Selanjutnya Klik Disini......

11 January, 2010

Ikatila86 Juara Ke III Team Putra & Putri Dalam Liga Futsal Ikatila



Dengan sisa-sisa tenaga dan nafas filter yang ada pada pertandingan penentuan di semifinal Ikatila86 mengalami kekalahan dengan ikatila88 setelah sebelumnya memenangkan dua pertandingan dengan angkatan 83 dan 84 dengan angka yang cukup mencolok, akhirnya Ikatila86 Putra dan putri menempati posisi ke 3 secara bersamaan.
Perjuangan team putra yang sudah berusia diatas 42 tahun boleh dibilang sangat gigih yang dimotori striker Agus Salam di lini depan pada pertandingan pertama dengan angkatan 84 dapat menguasai permainan dengan baik dan menang mudah, begitu juga pada saat menghadapi angkatan 83 perbedaan kualitas permainan sangat jauh sehingga ikatila86 menurunkan pemain cadangan yang dengan mudah menguasai jalannya, permainan sangat keras sehingga Bung Agus Salam harus digotong keluar dengan tandu karena cedera lutut dan kabar terakhir ada keretakan pada tempurung lututnya sehingga harus dibawa ke RSCM (Rumah Sakit Ci-Mande) mungkin kurang minum susu Anlene kali sehingga ada pengeroposan tulang he..he...he...

Terimaksih juga kami ucapkan kepada seluruh Pemain Putra Bung Jay, Tado, Tarki,Iwan Katel, Eko Belo,Jarot, Guntur, Arif,Kusumo,Dian Mahmuri, Aris, Nur Endrayanto.

Team Putri Lina, Dede, Mega, Donda, Sisil, Cucu dan teman-teman yang turut mensupport pada saat pertandingan Wisnu Bakti pada dokumentasi,Etty yang nyiapin minum dan tak lupa thanks kepada bung Tado yang sudah membawakan 1 Karung Jambu kelutuk entah dari mana idenya pemain Futsal di bawain jambu batu ada juga bawain Apel Anggur mungkin pohon jambu tetangganya yang lagi panen ya. Untuk Teman-teman yang sudah memberikan donasi nya juga tak lupa kami ucapkan terima kasih terutama kepada Bung Syahmardan yang jauh di Papua New Genea, Bu Tita, Ina, Yanti S, dan lain-lain yang turut berpatisipasi aktif dan  tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Bravo Ikatila86!!!

untuk lebih jelasnya dapat dilihat photo-photo pada saat Liga Futsal.


"Nafas Mereka kan dah ngak Kuat jadi Kita Kelitikin Aja Angkatan 84" Instruksi Manager


Team Putri Bergaya Dengan Trophy Juara Ketiga

Nah Begini Jadinya kalau Ibu-Ibu Pada Kumpul Dilapangan


Keeper AC Milan 2 PK


Tetap tertawa Walaupun Sudah Kalah dari Angkatan 88


Yang penting Bergaya Terus





Selanjutnya Klik Disini......

28 October, 2009

Photo-Photo Halal Bi Halal Ikatila86





Selanjutnya Klik Disini......

10 September, 2009

2 Hari Koran Republika Memuat "Kegiatan Sahur Ikatila86 Dengan Anak Yatim"


Kamis, 10 September 2009 pukul 01:16:00
Sahur Bersama Ikatila 86-Anak Yatim Piatu

Buka puasa bersama itu biasa. Tapi, sahur bersama masih jarang dilakukan. Apalagi, dilangsungkan bersama anak yatim piatu di sebuah panti.Ikatan Alumni SMA Negeri 38 Jakarta (Ikatila) angkatan 1986, Ahad (6/9) lalu, melaksanakan sahur bersama di Rumah Yatim Piatu Yayasan Daarul Aitam Al-Asy'ari, Kampung Gedong No 1, RT 02 RW 19, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. Lokasinya berada di belakang Margo City, Jalan Margonda Raya.

Sahur ini diikuti sekitar 80 anak yatim piatu, baik laki-laki maupun perempuan, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga SLTA/Madrasah Aliyah. Acara diisi dengan pemberian sumbangan dana dan sembilan bahan pokok (sembako) serta beberapa bungkus makanan.Ketua Ikatila 86, Ridwan Saleh, bersama Ketua Umum Pusat Ikatila, Selamat Ginting, memaparkan program Ikatila dalam 'Sahur Ramadhan' sebagai bagian dari bakti sosial alumni kepada masyarakat. Turut hadir sejumlah pengurus dan anggota Ikatila 86.

Lihat Berita Di Republika Online Klik Disini tgl 10 sept.09 klik disini tgl 11 Sept.09

Selanjutnya Klik Disini......

07 September, 2009

Ikatila86 Sahur Bersama Anak Yatim Darul Aitam Al Asy'ari


Sahur bersama anak Yatim di daerah Kampung Gedong Pondok Cina di lakukan pada tanggal 6 September 2009 mulai pukul 01.00 s/d 04.00 wib dinihari, yang diikuti 80 anak yatim dan 40 alumni Ikatila86. Dibawah dinginnya malam dan mata masih terkantuk-kantuk kami mulai berkumpul pada pukul 12.30 am di bawah Jembatan depan Margocity Depok dan beberapa saat kemudian Menuju Rumah Yatim yang letaknya tidak jauh di belakang Margocity.


Pada Kegiatan ini kami mencoba menerima sumbangan dari berbagai kalangan alumni Ikatila86 dan Diluar Alumni, sehingga dalam waktu yang direncanakan apa yang di targetkan dapat terlaksana, adapun Sumbangan yang terkumpul total keseluruhan:
Dalam Bentuk uang Rp.9.000.000. (Sembilan Juta Rupiah)
dan bentuk Barang: Beras 200 kg, Minyak Goreng 25 Liter, Susu 100 Sachet, Aqua 5 Dus, Indomie 8 Dus , Teh 4 Dus, Makanan ringan 4 Dus, Bingkisan Parcel 1 Dus ,Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah menyisihkan waktu dan materinya dan kami telah sampaikan infaq, sadaqoh para donatur ke pada Pimpinan Darul Aitam , KH. Achmad Sudjai Azzain sesuai apa yang di niatkan dan tak lupa juga memberikan amplop kepada 82 anak yatim yang berisi uang Rp.50.000 per anak sambil bersalam-salam kepada seluruh Alumni dan keluarga yang hadir, ditambah meria lagi dengan bersamaan acara ulang tahun yang ke 13 anak teman kita Bung Selamat Ginting.

Tepat pukul 3.30 kami santap sahur bersama anak yatim dengan menu yang sama dengan apa yang mereka makan setiap hari. Agak sulit menuliskan kata-kata pada kegiatan ini rasa haru dan sedih bercampur gembira dan senang dapat sedikit berbuat dan berbagi di bulan yang penuh barokah ini lebih baik kita lihat photo kegiatan ini , mungkin ada wajah teman saudara dan keluarga anda.


Alumni dengan Hikmat mengikuti acara sambil Terkantuk - kantuk juga


Beginilah Nasib kami di Penampungan TKI, menunggu Pemulangan he...he...































Selanjutnya Klik Disini......

02 September, 2009

Bersyukurlah.. Dengan Membantu Anak Yatim


Hampir setiap malam sang istri memohon pada Allah seperti ini,”Ya Allah aku tidak ingin mempercepat apa yang Engkau lambatkan dan aku juga tidak ingin memperlambat apa yang Engkau segerakan.Berilah aku kesabaran berlebih di dalam menjalani ujianMu kali ini.Kuserahkan diriku,hartaku dan agamaku padaMu.”

Ini secuil kisah dari sebuah keluarga kecil,yang kebetulan mendapat ujian dari Allah.Dari ujian keburukan hingga ujian kebaikan.Kesabaran dan sifat qanaah dari mereka,menghantarkan mereka dalam keimanan yang semakin baik kepada Allah.Ketika itu anak-anak mereka masih kecil-kecil,sang ayah mendapat cobaan kehilangan pekerjaan tetapnya.Hari demi hari,bulan demi bulan dilewati dengan hidup seadanya.Tanpa penghasilan sang ayah,anak-anak terpaksa makan seadanya,tidak bisa merasakan susu,tidak pernah merasakan daging,yang sebenarnya sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan si anak.

Sampai suatu ketika sang ayah berhasil mendapat pekerjaan dengan gaji sebesar Rp 700.000. Ini merupakan rahmat Allah meski semua orang tahu jumlah ini sebenarnya amat kecil untuk bisa digunakan hidup cukup dalam satu keluarga selama sebulan,apalagi harga kebutuhan yang serba mahal. Namun pasangan suami istri ini begitu bersyukur atas rezeki yang Allah berikan pada mereka. Setidaknya anak-anak mereka mulai bisa sedikit demi sedikit merasakan susu yang amat diperlukan oleh seorang anak.

Tiga bulan sudah sang ayah bekerja,sungguh benar bahwa janji Allah tidak pernah melesat sedikitpun bagi siapa saja yang mensyukuri nikmatNya. Sang ayah mendapatkan kenaikan gaji menjadi Rp 1.000.000.Pasangan suami istri ini makin memperbaiki rasa syukurnya pada Allah.Bukan sekedar alhamdulilah di lisan dan hati mereka.Tetapi berusaha juga untuk menyisihkan sebagian pendapat mereka untuk zakat dan sedekah.Mereka bukan ahli ibadah,juga bukan termasuk orang yang baik pengetahuan agamanya.Tetapi ada satu surat dalam Al-quran yang mereka tahu,dan mereka ingin mengamalkannya pada kehidupan mereka.Al-Maun..

“Tahukah kamu orang yang mendustai agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin,maka celakalah orang yang shalat,yaitu orang yang lalai terhadap sholatnya,yang berbuat ria,dan enggan memberi bantuan.” [Al-Maun 1-7]

Suatu hari sang istri meminta ijin pada suaminya untuk membantu biaya sekolah 1 anak yatim,dan ternyata mendapat ijin.Tiga bulan berlalu,tiba-tiba Allah melipatkan rezeki keluarga ini. Sang suami mendapat kenaikan gaji lagi menjadi Rp 1.300.000.Si istri berpikir jika Allah begitu mudah dan murah memberi rizkiNya,mengapa saya tidak? Karena itu si istri memohon ijin pada suaminya lagi untuk menambah jumlah anak yatim yang dibantu menjadi 3 anak. Dan tiga bulan berikutnya Allah menukar kembali semua uang yang telah dikeluarkan keluarga ini. Keluarga ini mampu menyisihkan sebagian uang mereka padahal mereka sendiri amat membutuhkan untuk anak-anak mereka. Sungguh benar firman Allah bahwa sedekah itu ibarat sebutir padi yang berubah menjadi 7 bulir,yang tiap-tiap bulirnya ada 100 biji.Allah tidak tidur,Allah melipatgandakan pahala bagi orang-orang yang memberi pinjaman pada Allah.

Ujian kebaikan keluarga ini menjadi pelajaran berharga,betapa sedekah yang dikeluarkan ikhlas karena mencari ridho Allah benar-benar mendapat balasan berlipat-lipat.Bukan hanya materi tetapi juga ketentraman keluarga,kesehatan anak-anak,rezeki barokah,yang walaupun nilai uangnya kecil tetapi Allah selalu cukupkan untuk hari-hari mereka. Bukankah uang yang banyak jika tidak barokah akan menguap kemana-mana,tidak jelas penggunaannya,banyak terbuang untuk hal yang sia-sia,dan sering menyebabkan buah hati bahkan diri kita sendiri langganan sakit…

Menyantuni anak yatim bukan sekedar memberikan bantuan materi yang mereka butuhkan tetapi juga meringankan beban yang dipikul oleh seorang janda,yang terpaksa harus mencari nafkah untuk anak-anaknya.Siapa orangnya yang membantu mengangkat beban orang lain yang sedang kesulitan,maka Allah akan bantu mengangkat beban orang tsb.

Saudaraku semuslim,mari petik hikmah dari kisah ini,jika mereka yang berpenghasilan sedikit bisa menyantuni anak yatim,mengapa kita tidak? Bukan besarnya penghasilan yang menjadi tolak ukur bisa/tidak seseorang membantu anak yatim/fakir miskin,akan tetapi kesadaran untuk membagi rezeki yang telah Allah berikan pada kita,dimana didalamnya terdapat hak-hak anak yatim dan orang miskin.Cintai anak yatim & duafa, maka Allah akan mencintai kita.. Sumber: (http://bening1.wordpress.com/2007/12/27/bersyukurlah-dengan-membantu-anak-yatim/ )

Selanjutnya Klik Disini......